Persebaran Bangunan Pertahanan Jepang di Kota Bengkulu
Main Article Content
Abstract
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran bangunan pertahanan Jepang di Kota Bengkulu. Peninggalan budaya Jepang di Kota Bengkulu belum banyak dilakukan secara intensif, dengan demikian temuan berupa Bungker Jepang ini dapat mengisi kekosongan hasil penelitian tentang peninggalan kolonial Jepang di Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian arkeologi yang terdiri dari pengumpulan data, pengolahan data, analisis data, penjelasan, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bersifat kualitatif dan eksplisit serta menggunakan penalaran induktif. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat 24 Bungker.
Abstract
This study aims to determine the distribution in Bengkulu City. Japanese cultural heritage in Bengkulu City has not been carried out intensively, thus the findings in the form of Japanese Bunkers can fill the gap in the results of research on Japanese colonial heritage in Bengkulu City. The research method used in this study is the archaeological research method consisting of data collection, data processing, data analysis, explanation, and drawing conclusions. This research is qualitative and explicit and uses inductive reasoning. From the results of the study, it is known that there are 24 Bunkers.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
References
Djajusman. (1978). Hancurnya Angkatan Perang Hindia Belanda. Penerbit Angkasa.
Haryono, B. (2018). Dampak Pendudukan Jepang di Indonesia. Universitas Negeri Malang.
Kartodirjo, S. (1976). Sejarah Nasional Indonesia VI. Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan.
Lubis. A. (2015). Kebijakan Militer Jepang di Indonesia. Universitas Indonesia.
Muryanto, T. (n.d.). Eksploitasi Ekonomi oleh Jepang di Bengkulu. Universitas Gadjah Mada.
Notosusanto, N. (1979). Tentara Peta pada jaman pendudukan jepang di Indonesia. Gramedia.
Oktorino, N. (2013). Ensiklopedi Pendudukan Jepang di Indonesia. Gramedia.
Salim, M. (1971). Ichtisar Sedjarah Perang Dunia II. Pusat Sedjarah ABRI, Departemen Pertahanan Keamanan.
Susanto, T. (2014). Pengaruh Pendudukan Jepang terhadap Masyarakat Lokal. Universitas Airlangga.
Tanudirjo, D. A. (1989). Laporan Penelitian Ragam Metode Penelitian Arkeologi dalam Skripsi Karya Mahasiswa Arkeologi UGM. Fakultas Sastra Universitas Gaja Mada Yogyakarta, 1–58.
Van Evera, S. (1998). Offense, Defense, and the Causes of War. International Security, 22(4),.
Wohlstetter, R. (1962). Pearl Harbor, Warning and Decision. Stanford University Press